NTTHits.com, Kupang - Festival Budaya Kelurahan Batuplat Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mengusung tema "Harmoni Dalam Gerak Mengali Kreativitas Berisi Ekspresi Mencintai Budaya" menjadi wadah melestarikan serta mempromosikan adat serta budaya daerah.
Mengawali pembukaan Festival Budaya yang sekaligus dirangkai dalam momentum memperingati semangat HUT Kemerdekaan RI ke -79, para tamu, undangan dan masyarakat disambut dan disuguhkan salah satu tarian khas dari pulau Rote "Foti" sebagai tarian penyambutan.
Baca Juga: Di Antar Ribuan Massa, Paket Lentera Resmi Mendaftar di KPU Rote Ndao
Mewakili Pj Wali Kota Kupang, Sekretaris Dinas Pariwisata, Ita Salean dalam sambutannya mengatakan, Festival Budaya Kelurahan Batuplat terselenggarakan berkat sinergi dan kebersamaan antar pemerintah dan masyarakat sebagai kunci utama.
Festival budaya tingkat kelurahan menjadi wadah bagi seluruh lapisan untuk mempererat kesatuan dan mengekspresikan beragam kekayaan budaya yang dimiliki sekaligus bertujuan mengingatkan akan pentingnya warisan kebudayaan untuk tetap dilestarikan dan menjadi kebanggaan para generasi muda masa kini. Selain itu, melalui Festival Budaya dapat dikembangkan menjadi potensi budaya untuk mendukung pariwisata lokal serta ekonomi kreatif daerah,
"Kita patut berbangga memiliki ragam budaya, melalui kegiatan-kegiatan seperti ini akan berpengaruh positif terhadap berbagai sektor lainnya, termasuk sektor ekonomi yang membangkitkan UMKM setempat,"kata Ita.
Baca Juga: Public Expose Live 2024; Kinerja Positif dan Strategi BRI Tumbuh Sehat Berkelanjutan
Pariwisata, tambah Ita, mempunyai karakteristik pelestarian alam, budaya dan seni, jika semakin dilestarikan, maka akan mampu mensejahterakan masyarakat disekitar lokasi pariwisata, Festival budaya yang dilaksanakan dapat pula membangkitkan dan mengairahkan budaya lokal yang merupakan modal dasar kepariwisataan di NTT.
"Festival Budaya tingkat kelurahan juga menunjukkan betapa kayanya negara kita dengan berbagai etnis dan budaya yang dimiliki setiap daerah di Indonesia,"tambah Ita.
Festival Budaya tingkat kelurahan digagas Pemerintah Kota Kupang yang dilaksanakan di 51 Kelurahan se kota Kupang dengan harapan melalui rangkaian kegiatan festival benar-benar mencermikan rasa kecintaan terhadap bangsa negara serta daerah, sekaligus akan menjadi bekal dan semangat untuk memberikan yang terbaik dari apa yang dimiliki sebagai bentuk kearifan lokal yang beragam.
Lurah Batuplat, Jerimod Oktavianus mengatakan, kelurahan Batuplat dihuni oleh penduduk sebanyak 7ribu jiwa yang terdiri dari berbagai latar belakang suku, agama dan mata pencaharian, hal ini menjadi kekuatan dan kekayaan yang menyatu dalam budaya - budaya lokal milik bersama. sehingga melalui Festival Budaya, semata bertujuan melestarikan kekayaan budaya - budaya lokal sejalan dengan keberadaan dan kemajemukan masyarakat di kelurahan tersebut
"Adanya festival ini, kita terus mengali budaya lokal untuk dilestarikan serta menyatukan semua potensi budaya dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat,"kata Jerimod.
Baca Juga: Sah, Jonas- Alo Resmi Mendaftar ke KPU Kota Kupang