NTTHits.com, Kupang - Ratusan kendaraan hias dan ribuan umat muslim Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) turun ke jalan menandai hari terakhir bulan puasa dengan semarak pawai malam takbiran Idul Fitri 1445 Hijriah "Kupang Bertakbir".
Pawai kendaraan hias yang terdiri dari kendaraan roda dua dan roda empat tersebut dilepas oleh Pj Gubernur NTT, Ayodhia Kalake, Selasa malam, 09 Maret 2024 pukul 21.00wita waktu setempat, tepat di titik Nol Kupang atau berlokasi di eks Kantor Bupati Kupang.
Baca Juga: Ribuan Umat Muslim di Perbatasan Belu Pawai Malam Takbiran
"Kita bisa menyaksikan bersama, pada malam ini sebagai bukti bahwa tingginya toleransi antara umat beragama di NTT terjaga sangat baik,"kata Pj.Gubernur NTT, Ayodhia Kalake, usai melepas peserta pawai.
Ayodhia menambahkan, satu hal yang perlu dicatat bahwa NTT adalah Nusa terindah dan tertinggi toleransi. Acara inipun menurut dia, terselenggara karena adanya sikap saling toleransi di setiap lapisan masyarakat NTT sehingga tercipta suasana yang tertib dan damai meski penuh dengan keberagaman.
Baca Juga: Polres Belu Amankan Granat dan Puluhan Butir Peluru di kediaman Pensiunan Polri
"Keindahan toleransi di Provinsi NTT ini sangatlah indah, oleh karena itu saya berterimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpatisipasi dalam acara yang meriah ini," tambah Ayodhia.
Ketua panitia pawai Kupang Bertakbir 1 Syawal 1445 H, Fahmy Assegaf, mengatakan, tercatat ratusan kendaraan dan sebanyak 3ribu peserta ikut semarakkan pawai malam takbiran, selain itu terdapat juga 33 mobil hias yang ikut berpartisipasi dari mesjid- mesjid yang ada di sekitar kota Kupang.
Baca Juga: Jelang Idul Fitri, Volume Pemudik di PLBN Mota'ain Meningkat
"Untuk saat ini kami selaku panitia mempekirakan ratusan kendaraan peserta dan ribuan umat muslim ikut semarakkan malam ini selain ada juga 33 mobil hias dari setiap mesjid di Kota Kupang yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini,"kata Fahmy Assegaf.
Malam takbiran "Kupang Bertakbir" dihadiri oleh Pj Gubernur NTT, Ayodia Kelake, Pj Walikota Kupang, Fahren Funay, Kapolda NTT, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, Danrem 161 Wira Sakti Kupang, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes. (*)