ekonomi

Satgas Pertamina Pastikan Pasokan Energi di NTT Aman Selama Ramadhan dan Jelang Lebaran

Selasa, 18 Maret 2025 | 19:55 WIB
Ketersediaan stok LPG yang cukup di seluruh wilayah Jatimbalinus

NTTHits.com, Kupang - Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, memastikan kesiapan pasokan energi di seluruh wilayah kerja, termasuk di Nusa Tenggara Timur ( NTT).

Satgas RAFI Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus di mulai pada tanggal 17 Maret 2025 - dengan 13 April 2025 mendatang,  memastikan kelancaran pendistribusian energi selama Bulan Ramadhan dan Idul Fitri di NTT aman, guna mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, pariwisata, dan transportasi baik darat maupun udara. 

“Selama bulan Ramadhan dan jelang Idul Fitri 2025, stok BBM, Mitan dan LPG dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah NTT. Kita juga tetap standby di lokasi kita untuk memastikan penyaluran BBM, Mitan dan LPG lancar,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, Selasa, 18 Maret 2025.

Baca Juga: Tiga Anggota Polisi di Lampung Gugur Ditembak Saat Gerebek Judi Sabung Ayam

Kesiapan Stok BBM dan LPG

Selama periode Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2025, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus memastikan ketersediaan stok BBM dan LPG di seluruh SPBU, agen Mitan dan agen LPG dalam kondisi yang optimal. Dengan mengutamakan distribusi yang merata di seluruh daerah, termasuk daerah-daerah yang rawan atau terpencil, Pertamina berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa adanya gangguan.

"Untuk memastikan ketersediaan BBM, Mitan dan LPG kami telah menyiapkan cadangan stok yang cukup di seluruh wilayah Jatimbalinus. Selain itu, kami juga mengoptimalkan distribusi melalui pengawasan intensif terhadap jalur distribusi, terutama di wilayah-wilayah dengan permintaan tinggi seperti destinasi wisata dan jalur transportasi utama,"jelas Ahad.

Untuk wilayah NTT, stok BBM dan LPG saat ini dalam kondisi aman dan seluruh infrastruktur telah disiagakan, yang meliputi 8 Terminal BBM (Fuel Terminal dan Integrated Terminal), 149 SPBU, 59 Agen Mitan, 6 agen LPG NPSO, dan 6 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU).

Baca Juga: Pembangunan SDN Lanaus Program TMMD Masuk Tahap Finishing. Dandim 1618/TTU Pantau Langsung ke Lokasi

Pertamina memproyeksi adanya peningkatan kebutuhan BBM dan LPG di NTT, terutama untuk jenis Gasoline. "Peningkatan ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan liburan", jelas Ahad.

Adapun proyeksi konsumsi BBM selama periode Satgas ini, diperkirakan meningkat sekitar 6,6persen dari rata-rata normal 1.056 KL/hari untuk Gasoline,  dan untuk Gasoil turun sekitar 5,3persen dari konsumsi normal 325 KL/hari, di karenakan adanya pembatasan operasional kendaraan angkutan barang dan truk. Sedangkan untuk kebutuhan Kerosene meningkat sekitar 4,2persen dari konsumsi normal 391 KL/hari, dan LPG non subsidi meningkat 9,6persen dari normal harian 7 MT/hari.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Proyek Bronjong Rp 638 Juta di Ende, Dua Tersangka Ditahan!

Kesiapan Pasokan Avtur

Selain BBM dan LPG, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus juga memastikan pasokan Avtur untuk kebutuhan penerbangan di bandara yang ada di NTT. Pasokan Avtur dipastikan cukup untuk mendukung peningkatan mobilitas penumpang udara selama arus mudik dan arus balik.

Halaman:

Tags

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB