ekonomi

OJK NTT dan PUJK Gencar Edukasi Keuangan Syariah bagi Santri di Kabupaten Kupang

Senin, 17 Maret 2025 | 10:14 WIB
Kepala OJK NTT, Japermen Manalu

Sebagai tindak lanjut, OJK dan Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Syariah akan mengadakan pelatihan lanjutan untuk santri yang tertarik mendalami keuangan syariah, mendorong kerja sama dengan pesantren dalam membuka akses layanan keuangan syariah serta mengembangkan modul edukasi keuangan syariah untuk santri.

Baca Juga: Menkes RI dan Gubernur NTT Bahas Langkah Serius Tekan Stunting dan Tingkatkan Kesehatan Warga NTT

"Edukasi keuangan syariah ini bukan sekadar informasi, tetapi langkah nyata dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan berbasis prinsip syariah. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat NTT, termasuk para santri, memiliki akses ke produk keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah” kata Japarmen.

Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kesejahteraan santri dan pengajar di Pondok Pesantren Hidayatullah, OJK Provinsi NTT juga memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada seluruh santri dan tenaga pengajar. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan dasar para santri dan pengajar serta memperkuat solidaritas di dalam bulan suci Ramadhan ini.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala OJK Provinsi NTT, Japarmen Manalu. “Kami ingin memastikan bahwa edukasi keuangan syariah ini tidak hanya memberikan pemahaman, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi santri. Melalui bantuan sosial ini, kami berharap dapat sedikit meringankan kebutuhan santri dan pengajar selama bulan Ramadhan," ujar Japarmen.

Baca Juga: Pemprov NTT dan Kabupaten/Kota Bersinergi Siapkan Pertemuan Strategis dengan Jajaran Menteri

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Gebyar Ramadhan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2025, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah, khususnya di wilayah Provinsi NTT.

Selain OJK dan PUJK syariah, turut hadir pula Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, Reginaldus S.S. Serang. Melalui kegiatan ini, diharapkan literasi dan inklusi keuangan syariah di NTT terus meningkat, sehingga masyarakat dapat lebih optimal dalam memanfaatkan produk dan layanan keuangan syariah untuk mencapai kesejahteraan finansial yang berkelanjutan. (*)

Halaman:

Tags

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB