ekonomi

Perdana Gathering RPK, Sinergi Bulog NTT dan Mitra Sedia Pangan Murah dan Stabilisasi Harga

Sabtu, 16 November 2024 | 13:36 WIB
Pimwil Bulog NTT, Himawan saat buka Gathering RPK di Kupang

NTTHits.com, Kupang - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Sahabat Rumah Pangan Kita (RPK), berkomitmen menyediakan bahan kebutuhan pokok yang terjangkau bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam Gathering perdana bersama 93 Sahabat RPK di Kota Kupang,sekaligus menghadirkan mitra Bulog, yakni Bank Indonesia (BI) dan BNI yang digelar, Sabtu, 16 November 2024.

Baca Juga: BRI Permudah Investasi Sukuk Tabungan ST013 Melalui BRImo, Aman, Mudah, dan Menguntungkan

"Gathering hari ini menjadi kesempatan bertatap muka, bertemu langsung bersama sahabat RPK, terimakasih atas kerjasama dan kepercayaan pada Bulog untuk tujuan stabilisasi harga dan menyediakan kebutuhan pangan di konsumen, ini sangat membantu masyarakat,"kata Pimpinan Wilayah (Pinwil) Perum Bulog NTT, Himawan Kartika Nugraha.

Menurut dia, stabilisasi harga merupakan masalah yang sering dihadapi oleh hampir setiap pedagang, harga komoditas bahan pangan yang tidak stabil dan terlalu fluktuatif, naik atau turun dapat merugikan dan kerap menimbulkan keresahan sosial di masyarakat.

Baca Juga: Hakim Bebaskan Pencuri Kayu di Hutan Lindung, Program Pemerintah Terancam?

Salah satu kebijakan pangan yakni dengan kebijakan harga pangan, yang dilakukan oleh pemerintah melalui Perum Bulog sebagai operator melalui penugasan Badan Pangan Nasional untuk melakukan kebijakan stabilisasi di tingkat produsen dengan cara pembelian bahan pangan agar petani mendapat harga yang menguntungkan atau wajar, sementara dari tingkat konsumen, Bulog melakukan Operasi Pasar (OP) atau intervensi pemerintah melalui penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan membangun jaringan distribusi pangan melalui jaringan RPK, yang bukan saja menjual produk khusus beras SPHP premium dan medium, namun juga produk komersil Bulog lainnya seperti, minyak goreng, bawang merah dan bawang putih, tepung terigu, telur ayam, gula pasir serta produk pangan lainnya.

"Tersebar di seluruh wilayah, RPK dibangun dengan tujuan menjadi ujung tombak kami,  menjual produk Bulog dengan harga lebih murah khususnya beras, yang ditawarkan pedagang atau distributor swasta,"tambah Himawan.

Baca Juga: Sukseskan Indonesia Financial Group Labuan Bajo Marathon 2024 , Telkomsel Hadirkan Akses Broadband Terdepan

Manager Bisnis Perum Bulog Kantor Wilayah NTT Elita J Mautang, mengatakan, gathering perdana yang digagas Bulog NTT bersama sahabat RPK bertujuan menjadi wadah membangun kebersamaan atau teamwork, menjalin silaturahmi, membangun keakraban dan rasa kekeluargaan sekaligus sebagai tempat saling berbagi dan evaluasi dari mitra untuk Bulog NTT.

"Ini menjadi gathering perdana, sebagai wadah untuk menjadi sharing session atau berbagi, apa yang kurang, apa yang perlu dievaluasi dari mitra RPK pada Bulog, selain menjalin keakraban dan kebersamaan,"kata Elita.

Baca Juga: Pemkot Kupang dan Pemkab Rote Ndao Teken MoU, Perkuat Stabilitas Pasokan Pangan dan Pembangunan Daerah

Data jumlah RPK khusus di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang tercatat sebanyak 839 RPK dengan mengusung konsep bisnis kemitraan dibawah binaan Perum Bulog menjadi jaringan pemasaran Bulog dalam upaya menjaga stabilitas stok dan harga beras sekaligus  memudahkan akses masyarakat memenuhi kebutuhan pangan murah.

Pemilik RPK Memos Liliba, Christiana Sir, mengapresiasi gathering perdana Bulog NTT bersama sahabat RPK, menurut dia, pertemuan seperti ini harus menjadi agenda rutin untuk saling mengedukasi, menyampaikan hal - hal yang berkaitan dengan produk - produk komersil Bulog sekaligus membangun jaringan dan kebersamaan dengan mitra RPK lainnya.

Halaman:

Tags

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB