NTTHits.com, Kupang - Kepala Kanwil Perum Bulog, Himawan Kartika, mengatakan distribusi beras ke Kecamatan Amfoang Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga saat ini masih tertunda akibat meluapnya aliran sungai yang menganggu jalur penyebrangan ke wilayah tersebut.
"Yang tertunda ini sementara hanya di kabupaten Kupang di Amfoang karena jembatan belum diperbaiki dan air sungai meluap, kendaraan tidak bisa melintas,"kata Kepala Kanwil Perum Bulog NTT, Himawan Kartika, Rabu, 3 April 2024.
Baca Juga: Ratusan Warga Antri Beli Beras SPHP di Pasar Murah Kantor Bulog NTT
Sebelumnya, kata Himawan, Kabupaten Alor juga terkendala distribusi stok beras akibat cuaca ekstrim yang mengakibatkan pelayaran ke pulau-pulau dilarang karena gelombang tinggi akibat curah hujan terus menerus yang melanda NTT.
"Kemaren sempat waktu hujan terus untuk disribusi ke Kalabahi tidak bisa, tertunda karena ada edaran tidak boleh berlayar tapi sekarang sudah bisa jalan,"tambah Himawan.
Mengantisipasi kendala distribusi akibat cuaca khusus di Kecamatan Amfoang, Bulog NTT berupaya antisipasi dengan pola penyaluran beras akan segera di distribusikan dengan sistem rapel untuk kuota selama 3 bulan kedepan.
"Nanti kalau sudah bisa nyebrang, kita akan rapel saja, langsung untuk tiga bulan ke depan,"tutup Himawan. (*)