NTTHits.com, Atambua - Guna mengantisipasi kenaikan harga yang tak terjangkau oleh masyarakat di pasaran, Pemerintah Kabupaten Belu kerjasama dengan Bulog Atambua menyalurkan 200 ton beras dalam operasi pasar murah.
Operasi pasar murah ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada warga memperoleh beras dengan harga terjangkau dilaksanakan di Kantor Lurah Beirafu, Kabupaten Belu, Selasa, 2 April 2024.
Menurut Lurah Beirafu Jolita Martinus, kegiatan operasi pasar murah tidak hanya menjadi solusi dalam mengatasi kenaikan harga beras di pasaran. Tetapi juga memberikan kelegaan kepada masyarakat, terutama di Kelurahan Beirafu.
Dijelaskan, dalam operasi pasar ini disediakan 200 ton beras medium dengan harga yang sangat terjangkau bagi masyarakat yaitu Rp.11 ribu per kilo gramnya.
"Jadi, setiap masyarakat hanya bisa membeli 10 kilo gram sesuai kupon yang sudah disediakan oleh pihak Kelurahan," terang Martinus.
Ditegaskan, kupon yang dibagikan tersebut di prioritas untuk masyarakat prasejahtera yang belum menerima bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
"Ada 200 kupon yang kami siapkan, yang di prioritas untuk masyarakat prasejahtera yang belum menerima bantuan beras CPP," ungkap Martinus.
Baca Juga: Satgas Pangan Polres Belu Pantau Stok-Harga Beras Jelang Idul Fitri 2024
Sejumlah masyarakat mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak Kelurahan dan Bulog yang telah menyelenggarakan operasi pasar murah dengan harga yang bisa dijangkau.
"Meski hanya bisa beli 10 kilo gram setiap orang, tapi sangat membantu ditengah harga beras di pasaran yang masih mahal. Kita harap kegiatan ini dapat terus dilakukan, terutama menjelang perayaan Idul Fitri hingga selesai lebaran," kata Antonius salah seorang masyarakat. (Yan Manek)