"Masyarakat tidak perlu kuatir, karena ketersediaan pangan stabil serta upaya BI bersama stakeholder terkait, melakukan antisipasi kenaikan harga bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru melalui penyimpanan atau pencadangan komoditas,"tutup Donny.
Khusus di akhir tahun, menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru 2024, adapun action plan yang akan dilakukan yakni mengintensifkan pelaksanaan program Operasi Pasar Murah (OPM) bersubsidi dengan Skema Subsidi Ongkos Angkut (SOA), baik di pasar, kelurahan, rumah ibadah maupun pada saat event tertentu di seluruh Kabupaten/Kota di NTT menggunakan dana BTT dengan berkolaborasi bersama Perum Bulog, ID Food, UMKM dan para pelaku usaha.
Merutinkan Sidak Pasar, Operasi Pasar, Bazar, dan Pemantauan ke Pasar Maupun Gudang
Distributor sebagai upaya normalisasi harga pangan sekaligus memastikan ketersediaan
pasokan disetiap Kabupaten/Kota di NTT.
Melakukan upaya normalisasi harga beras melalui program SPHP secara masif bersama Perum Bulog disetiap Kabupaten/Kota di NTT.
Melakukan antisipasi kenaikan harga bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru melalui
penyimpanan atau pencadangan komoditas. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama
Disperindag berkolaborasi dengan pelaku usaha dan distributor disetiap Kabupaten/Kota di
NTT.
Percepatan realisasi pembentukan BUMD Pangan Kota Kupang beserta regulasi dan perluasan tupoksi sehingga dapat menjadi games leader di dalam pasar.
Melakukan crosscheck dan publikasi harga komoditas secara berkala baik melalui media maupun display harga disetiap Kabupaten/Kota di NTT. (*)