ekonomi

Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tahu-Tempe di Belu Mengeluh

Rabu, 15 November 2023 | 18:40 WIB
Pengusaha tahu tempe di Belu

NTTHits.com, Atambua - Pengusaha tahu dan tempe di Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL mengeluhkan dengan kenaikan harga kacang kedelai yang akibatkan produksi usaha mereka mengalami kerugian.

Sulika salah satu pengusaha tahu-tempe penghasil produk itu mengatakan, kenaikan harga kacang kedelai telah berimbas pada sejumlah pembuat tahu-tempe. Akibatnya membuat biaya produksi meningkat serta penurunan produktivitas harian.

"Semakin tingginya harga kedelai di pasaran mengakibatkan kesulitan besar karena biaya produksi yang meningkat secara signifikan perharinya," ujar dia, Rabu, 15 Nopember 2023.

Baca Juga: Kompi A Pelopor Atambua Anjangsana Peringati HUT ke-78 Korps Brimob Polri

Sulika salah satu pemasok utama bagi warga di Kota Atambua itu menjelaskan bahwa, harga kacang kedelai saat ini naik dari 640 ribu rupiah menjadi 665 ribu rupiah untuk ukuran karung 50 kg.

"Hal ini berdampak pada penurunan produktivitas tempe dan tahu per hari, yang pada gilirannya menurunkan pendapatan atau omset,” ungkap dia.

Lanjut Sulika, kendati harga bahan bakunya mengalami kenaikan, harga jual tahu-tempe di pasaran tetap bertahan pada tingkat normal. Hal ini dilakukan agar tidak kehilangan pelanggan yang mungkin akan beralih ke perajin lain dengan harga lebih terjangkau.

“Harga tahu tetap dijual dengan harga 135 ribu per papan, sedangkan untuk tempe dijual dengan harga 2.500 dan 5.000 rupiah,” terang dia.

Baca Juga: Ingin Pijat Refleksi Bisa Datang ke Panti Hit Bia Kupang

Dia berharap agar harga bahan kedelai dapat kembali normal, sehingga bis menghindari penurunan omset penjualan dan mencegah pemutusan hubungan kerja sejumlah karyawan. (Yansen) 

Tags

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB