NTTHits.com, Kupang - Para Kepala Sekolah Menegah Pertama (SMP) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), diminta untuk terus memperhatikan empat hal yang menjadi fokus utama pendidikan antara lain kejujuran, disiplin, kebersihan serta penguasaan bahasa Inggris dan Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA).
Guru dan murid, diingatkan untuk terus berlatih berbahasa Inggris di lingkungan sekolah dengan melakukan percakapan-percakapan antar sesama murid maupun antara guru dan murid, serta menghafal sejumlah kata setiap harinya.
Baca Juga: SD Negeri Oeba 3 Kupang Jadi Sekolah Contoh Tanamkan Disiplin, Hidup Bersih dan Tertib
"Dengan melakukan latihan-latihan tersebut akan membentuk kebiasaan yang pada akhirnya harapan untuk seluruh pelajar sekolah mampu menguasai bahasa inggris dapat terwujud,'kata Pj.Wali Kota Kupang, George Hadjoh, saat menerima audiensi bersama sejumlah kepala sekolah, Selasa, 14 Maret 2023.
Selain itu, salah satu fokus pembelajaran yang juga diharapkan yakni, pada mata pelajaran MIPA, menurut dia, dengan adanya perhatian dan bimbingan khusus, untuk menghasilkan murid berprestasi dan mampu mengikuti kejuaraan matematika, baik secara nasional maupun internasional seperti yang telah dilakukan oleh Nono, yang mampu meraih juara kompetisi matematika tingkat internasional.
Baca Juga: Pemkot Kupang Janji Siswa dan Guru Berprestasi Bakal Dibimbing Fisikawan Indonesia, Yohanes Surya
Bentuk perhatian serius terhadap kemajuan dan mutu pendidikan yang unggul, bagi sekolah di Kota Kupang, khususnya dibidang MIPA, dijadwalkan pada tanggal, 16 Maret 2023 mendatang, Prof. Yohanes Surya, fisikawan yang mempersiapkan para siswa untuk mengikuti kejuaraan Olimpiade matematika akan melakukan kunjungan ke Kota Kupang, serta melakukan pelatihan bagi 15 guru Sekolah Dasar (SD), 15 guru SMP, bersama sejumlah murid untuk diberikan bimbingan dan pelatihan tentang metode pembelajaran MIPA.
"Saat ini pemerintah ingin melaksanakan lomba-lomba di lingkungan pendidikan, para kepala sekolah harus serius dalam mempersiapkan generasi bangsa, untuk menguasai teknologi dan ilmu pengetahuan dengan cara yang luar biasa,"tutup George. (*)