Menurut dia, hal ini dilakukan sesuai dengan standar gizi, nasi yang disediakanpun menggunakan sendok takaran dan lauk - pauk yang disediakan, sudah sesuai dengan standar dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional.
Namun khusus program MBG bagi para siswa SMP dan SMA di Kabupaten Rote Ndao masih terdapat beberapa perbaikan diantaranya takaran nasi yang dinilai kurang banyak serta waktu pengantaran yang kurang tepat waktu.
Hal ini sebagai masukan dan akan dievaluasi bersama tim secara berkala agar ada terobosan dan peningkatan demi kelancaran program MBG di wilayah tersebut.
"Masih ada beberapa perbaikan demi program MBG, yang pasti kami pengelola akan terus evaluasi secara berkala agar ada perbaikan dan peningkatan kedepan,"tutup Jesicca. (*)