pendidikan

Pemkot Kupang - Kejati NTT Kolaborasi Perkuat Program “Generasi Berprestasi dan Berintegritas”

Rabu, 23 Oktober 2024 | 17:43 WIB
Kolaborasi Pemerintah Kota Kupang dan Kejaksaan Tinggi NTT Perkuat Program “Generasi Berprestasi dan Berintegritas”

NTTHits.com, Kupang - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) berkolaborasi bersama Kejaksaan Tinggi NTT kembali menegaskan komitmen untuk memperkuat program unggulan "Generasi Berprestasi dan Berintegritas" di Kota Kupang. 

"Generasi muda adalah aset berharga bagi bangsa, dan nilai-nilai integritas ini akan menjadi landasan bagi pendidikan di Kota Kupang,”kata Pj Wali Kota Kupang, Linus Lusi, Rabu, 23 Oktober 2024.

Baca Juga: Hadirkan Internet Rumah Nirkabel Terjangkau untuk Keluarga dan Bisnis, Indosat HiFi Air Hadir di Bali dan Nusa Tenggara,

Program ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki integritas tinggi, guna mempersiapkan siswa siswi menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter. Selain itu, ditekankan pula pentingnya pendidikan karakter berbasis nilai-nilai agama yang harus ditanamkan sejak dini.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, Zet Tadung Allo, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam memerangi korupsi, yang hingga kini masih menjadi masalah besar di Indonesia.

“Korupsi merusak tatanan pemerintahan dan mengancam masa depan bangsa. Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan perubahan,”kata Zet.

Baca Juga: UMKM Keripik Pisang Njik Njik di Bakauheni Lampung Melesat Berkat Pemberdayaan BRI

Berdasarkan data Indonesia Corruption Watch (ICW), dari tahun 2004 hingga 2022, telah tercatat keterlibatan sejumlah pejabat tinggi, termasuk 5 menteri dan 22 gubernur, dalam kasus korupsi.

Sebagai bagian dari program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kajati NTT memperkenalkan 9 nilai integritas, yakni jujur, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, mandiri, sederhana, berani, peduli, dan adil.

Baca Juga: BI NTT Siapkan Uang Tunai Rp.3,1 Triliun Buat Pilkada Serentak, Realisasi Belanja Pemda dan Nataru

 

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTT, yang memberikan edukasi kepada siswa tentang bahaya perdagangan manusia dan eksploitasi anak sekaligus menyoroti tingginya angka perdagangan manusia di NTT, serta pentingnya menjaga generasi muda dari ancaman narkoba dan pergaulan bebas. (*)

 

Tags

Terkini