pendidikan

Kota Kupang Bakal Terapkan Pendidikan Lingkungan Ala Jepang di Sekolah - Sekolah

Selasa, 31 Oktober 2023 | 13:00 WIB
Pj Sekda Pose Bersama Perwakilan IEPF dan Kadis Pendidikan Kota Kupang

NTTHits.com, Kupang - Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) bakal menerapkan pendidikan lingkungan menggunakan metode lesson study ala Jepang di sekolah - sekolah dari tingkatan, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Saya mendukung penuh kegiatan yang akan dilakukan di Kota Kupang. Pendidikan lingkungan perlu diterapkan dari tingkat pendidikan PAUD, agar anak-anak kita mulai menjaga dan melestarikan lingkungan di sekolah maupun di rumah,"kata Pj. Sekda Kota Kupang, Ade Manafe, Selasa, 31 Oktober 2023.

Baca Juga: Tumbuh 8,5 Persen, Indosat Bukukan Pendapatan Rp.37,4 Triliun Terhitung Januari-September 2023

Manager Poject Perwakilan Indonesia Education Promoting Foundation (IEPF), Yasunobu Kaboki, mengatakan, program kerjasama tersebut antara IEPF bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) mengandeng Dinas Pendidikan Kota Kupang dengan fokus pada , dan ilmunya akan disebarluaskan ke guru-guru lain di Kota Kupang.

"Program pendidikan lingkungan ini dengan pola penggunaan bahan ajar akan diimplementasikan menggunakan metode Lesson Study ala Jepang di mana para guru saling belajar,"kata Yasunobu Kaboki.

Adapun metode Lesson Study yakni suatu pendekatan peningkatan pembelajaran yang awal mulanya di kembangkan di Jepang, Lesson study adalah suatu proses kolaboratif ketika sekelompok guru mengidentifikasi suatu masalah pembelajaran dan merancang suatu skenario pembelajaran (tahap plan), membelajarkan siswa sesuai skenario yang dilakukan salah seorang guru, sementara yang lain mengamati (tahap do), merefleksi dan mengevaluasi (tahap see), serta merevisi skenario pembelajaran.

Baca Juga: Kontingen Kota Kupang Ikut Lomba Swayamvara Tripitaka Gatha XI Tingkat Nasional di Magelang

Tahap berikutnya, yang mungkin tidak dilakukan dengan segera pada kelas dan sekolah yang sama, akan tetapi dapat dilakukan pada kelas atau sekolah yang lain adalah membelajarkan lagi skenario pembelajaran yang telah direvisi, mengevaluasi lagi pembelajaran dan membagikan hasilnya dengan guru-guru lain (mendiseminasikannya).

"Fokus utama kami pada kegiatan pendidikan lingkungan dengan metode Lesson Study dan pengembangan sekolah-sekolah di daerah terpencil,"tutup Kaboki. (*)

 

 

Tags

Terkini