olahraga

Pempus Minta Kesiapan Cepat Pemprov NTT Sambut PON 2028

Senin, 10 Maret 2025 | 11:06 WIB
Plt Kadispora NTT, Alfons Theodorus. (Jhon Seo) ( )

NTTHits.com, Kupang – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) NTT, Alfons Theodorus, mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait penyelenggaraan event PON pada tahun 2028.

Menurut Alfons, pemerintah pusat telah meminta sejumlah langkah cepat untuk persiapan, meskipun keputusan final belum ditetapkan.

"Keputusan resmi pertama itu ditargetkan pada tahun 2028, di mana NTT dan NTB sudah dipatok sebagai tuan rumah. Namun, tindak lanjutnya masih menunggu keputusan pemerintah pusat," jelas Alfons.

Baca Juga: Pertemuan dengan Menpora, Umbu Rudi Kabunang Minta PON XXII Dibuka di NTT

Ia menambahkan bahwa pemerintah pusat menginginkan agar konsep acara yang sebelumnya dirancang terpisah disempurnakan menjadi satu kesatuan yang lebih efektif dan efisien.

“Proses ini akan berlanjut setelah ada pertemuan antara Gubernur NTT dan NTB. Hasil diskusi tersebut nantinya akan disampaikan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), hingga akhirnya dibawa ke Presiden untuk keputusan final,” ujarnya.

Alfons menyoroti pentingnya persiapan yang matang, mengingat event besar ini tidak bisa sepenuhnya bergantung pada APBN. "APBN tidak mungkin langsung dikucurkan tanpa kesiapan yang baik. Oleh karena itu, APBD dari kedua daerah juga harus disiapkan untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan,” tambahnya.

Baca Juga: Menang Telak 4-0 atas Gorontalo, Tim Sepak Bola NTT Siap Hadirkan Kejutan di PON Aceh-Sumut

Terkait wacana teknis pelaksanaan, Alfons mengaku ada sejumlah skenario yang berkembang, termasuk pembukaan acara di NTT, penutupan di NTB, dan sebagian rangkaian kegiatan yang mungkin dipusatkan di Jakarta.

"Namun, hal ini masih sebatas wacana. Keputusan resminya tetap menunggu pemerintah pusat," tegas Alfons.

Ia juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur, khususnya Gedung Olahraga (GOR) berkapasitas besar. “Jika GOR tidak segera dibangun, persiapan bisa terhambat. Pembangunan GOR berkapasitas 30.000 hingga 40.000 orang saja bisa memakan waktu dua tahun,” ujarnya.

Baca Juga: Pemainnya Lolos Seleksi Futsal PON XXI Aceh-Sumut 2024, Manager Sultan FC Bangga

Alfons memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan Gubernur NTT untuk mematangkan skema penyelenggaraan. “Kami terus berupaya agar segala persiapan berjalan sesuai tahapan yang ditentukan demi kelancaran dan kesuksesan event nasional ini,” pungkasnya.***

Tags

Terkini