NTTHits.com, Surabaya - Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) PT Pertamina (Persero) memastikan ketersediaan dan kelancaran pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan BBM dan LPG selama masa libur Lebaran 2024.
Hal ini disampaikan dalam Press Conference Kesiapan Pertamina Jelang Idulfitri 1445 Hijriah, secara virtual, Senin, 1 April 2024.
Secara umum stock dan penyaluran BBM & LPG dalam kondisi aman dan berjalan lancar. Pertamina berkomitmen untuk menjamin ketersediaan BBM & LPG selama Satgas RAFI 2024.
Data 31 Maret 2024, kondisi stok BBM dan LPG untuk rumah tangga 5.143kl perhari, Kerosane 225Kl perhari.
BBM transportasi, Pertalite 17.287kl perhari, Pertamax 2.550kl perhari, Turbo 68kl perhari, Solar/Bio 13,768kl perhari, Dexlite 492 kl perhari, Dex 221 kl perhari dan untuk Aviasi sebesar 2.897 kl perhari.
Sementara Proyeksi Sales BBM & LPG dan Layanan Tambahan selama Periode Satgas RAFI 2024, untuk LPG penjualan normal 5.920kl naik menjadi 6.232kl atau sebesar 5,3persen. Kerosene diprediksi naik 3,7persen dari penjualan normal 331kl menjadi 343kl perhari.
Dari sisi BBM transportasi, Gasolin naik 20,381 atau sebesar 11,8persen dari sales normal18.225kl perhari, Pertalite dari sales normal 15.965kl perhari naik 11,6 persen menjadi 17.815kl perhari, Pertamax dari sales normal 2.193kl naik menjadi 2.485 atau setara 13,3persen.
Turbo naik 21,4 persen menjadi 79kl dari penjualan normal sebanyak 65kl perhari, PX Green, Dexlite, Dex juga diprediksi naik masing - masing 20,8 persen,4,6persen dan 8,0persen sementara Gasoil dan Solar/Bio mengalami penurunan masing masing -14,8persen dan -15,7persen
Adapun layanan tambahan di wilayah Jatimbalinus yakni 642 SPBU Siaga, Agen Siaga, 15 SPBU Kantong, 2 Serambi MYPTM, 15 Modular dan 1.118 Pertashop.
Baca Juga: 924 Jemaat GMIT Ebenhaezer Kupang Hadiri Kebaktian Subuh Minggu Paskah
Adapun konsentrasi area Satgas RAFI di titik wisata di beberapa kota yakni Surabaya, Malang, Batu, Pacitan, Pasuruan, Lamongan, Banyuwangi, Bali, Lombok dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sementara titik jalur lintas mudik yakni Jalur Toll TransJawa Surabaya – Solo, Jalur Toll TransJawa, Surabaya – Banyuwangi, Jalur Toll Trans Jawa, Surabaya - Malang, Jalur Selatan Jawa, Penyeberangan Ketapang – Gilimanuk dan Penyeberangan Padang Bai Bali – Lembar Lombok.