lifestyle

Baim Wong Hadirkan Bukti Trauma Anak-Anak terhadap Paula Verhoeven, Proses Perceraian Makin Memanas

Jumat, 17 Januari 2025 | 19:22 WIB
Potret Paula Verhoeven dengan Kiano Tiger Wong yang diunggah di Instagram Paula pada 25 Agustus 2024 (instagram.com/paula_verhoeven)

NTTHits com, Jakarta – Proses perceraian pasangan selebritas Baim Wong dan Paula Verhoeven terus bergulir di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Pada sidang yang digelar Rabu, 15 Januari 2025, situasi semakin memanas setelah Baim menghadirkan bukti berupa video yang disebut menunjukkan trauma anak-anak mereka, Kiano dan Kenzo, terhadap Paula.

Sidang kali ini memasuki tahap pemeriksaan saksi yang diajukan oleh Baim sebagai pihak pemohon. Paula, yang tidak hadir langsung, hanya diwakili oleh kuasa hukumnya, Alvon Kurnia Palma.

“Paula tidak bisa hadir karena ada pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan,” ujar Alvon kepada media.

Baca Juga: Chef Amerika Coba Kecap Manis untuk Steak, Hasilnya Dijuluki “Indonesia Miracle Sauce”!

Paula Merasa Tertekan dan Sulit Bertemu Anak

Melalui kuasa hukumnya, Paula mengungkapkan rasa sedih dan tertekannya selama proses perceraian berlangsung. Ia mengaku kesulitan tidur selama empat bulan terakhir dan merasa semakin tertekan karena belum diberikan kesempatan bertemu kedua anaknya secara leluasa.

“Paula sampai sekarang belum bisa menjemput anak-anak di sekolah,” ungkap Alvon.

Paula merasa kesedihan mendalam sebagai seorang ibu yang sulit bertemu dengan anak-anak yang telah ia lahirkan.

Baca Juga: Piet Jemadu: Perekrutan Komisaris dan Direksi Bank NTT Harus Dihentikan, Pj Gubernur Jangan Ambil Langkah Strategis

Bukti Trauma Anak: Video yang Diputar di Sidang

Dalam persidangan, Baim Wong menghadirkan bukti berupa video yang diklaim menunjukkan adanya trauma anak-anak terhadap Paula. Video tersebut ditunjukkan kepada hakim dan disaksikan oleh seorang psikolog anak sebagai saksi ahli.

“Video itu menjadi bukti adanya trauma yang dialami anak-anak terhadap ibunya,” jelas Fahmi Bachmid, kuasa hukum Baim Wong.

Psikolog yang menjadi saksi ahli juga memberikan terapi kepada Kiano dan Kenzo untuk membantu mereka mengatasi trauma tersebut. Namun, Fahmi tidak memaparkan secara rinci apa yang terjadi dalam video itu, dengan alasan materi persidangan hanya dapat dijelaskan oleh ahli.

“Yang memberikan terapi adalah konselor anak, jadi biar anak-anak bisa kembali pulih dari trauma,” tambah Fahmi.

Halaman:

Tags

Terkini