kesehatan

Perdana di Kelurahan Oetete, Ratusan Ember Nyamuk Wolbachia Ditebar di Rumah Warga dan Fasilitas Publik

Jumat, 1 Desember 2023 | 15:56 WIB
Sekretaris Lurah Oetete dan para kader

NTTHits.com, Kupang - Penyebaran perdana sebanyak 140 ember nyamuk Wolbachia mulai disebar di rumah - rumah warga dan beberapa fasilitas publik seperti kantor lurah dan lembaga pendidikan di wilayah kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Dengan penyebaran perdana program nyamuk Wolbachia di Oetete, menjadi contoh sekaligus edukasi bagi warga agar juga tidak mudah termakan hoaks,"kata Sekretaris Lurah Oetete,  Gerry Indra Satria Banabera, saat penyerahan perdana ember nyamuk Wolbachia, Jumat, 1 Desember 2023.

Baca Juga: Fokus Pemberdayaan Kelautan, Fren Lutruntuhluy Siap Maju di Pilkada MBD

Ia pun memastikan sejauh ini respon masyarakat setempat menerima dengan baik, hanya saja pemberitaan yang simpang siur kerap menuai ketidakpercayaan dan penolakan dari sejumlah warga masyarakat, sehingga perlu di beri pemahaman terkait penerapan implementasi teknologi nyamuk aedes aegypti ber-wolbachia.

Koordinator Lapangan (Korlap) inovasi Nyamuk Wolbachia Kelurahan Oetete, Roy Berry, mengatakan, 140 ember nyamuk yang mulai disebar di rumah - rumah warga dan beberapa fasilitas publik seperti sekolah dan kantor lurah berisi telur nyamuk yang telah diinjeksi bakteri Wolbachia, dibiarkan berkembang dan menetas pada sebuah ember kecil berisi air. Setiap satu ember, diisi sebanyak 200-250 telur nyamuk dan pakannya setiap 75 meter persegi rumah dan akan dilakukan oleh para kader terlatih.

"Setiap ember kecil yang telah dibagi, diisi air dan dimasukkan 200-250 telur nyamuk dan pakannya,"kata Roy.

Baca Juga: Altet Taekwondo Belu Ikuti Kejuaraan Taekwondo Internasional Championship di Timor Leste

Kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo dipilih jadi lokasi awal penerapan inovasi Wolbachia karena merupakan kawasan padat pemukiman dengan tingkat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tertinggi di Kota Kupang.

Adapun teknik Wolbachia yakni, nyamuk pembawa virus atau parasit divaksin, kemudian dilepas berkembang biak, namun virus yang ada dalam tubuh nyamuk akan semakin tertekan dan tidak bisa berkembang di dalam tubuh nyamuk Aedes AegyptiAlhasil, meskipun banyak nyamuk demam berdarah yang menggigit dan menghisap darah manusia, tapi tidak akan terinfeksi penyakit lagi. (*)

 

 




Tags

Terkini

370 Perempuan di Kota Kupang Dapat Vaksin HPV

Selasa, 3 Februari 2026 | 15:46 WIB