Sikka Terpilih Jadi Lokasi Percontohan Nasional, Bupati Juventus Sebut Ini Investasi Masa Depan Pendidikan

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Kamis, 9 April 2026 | 21:21 WIB
Sikka Terpilih Jadi Lokasi Percontohan Nasional, Bupati Juventus Sebut Ini Investasi Masa Depan Pendidikan. (Mardat)
Sikka Terpilih Jadi Lokasi Percontohan Nasional, Bupati Juventus Sebut Ini Investasi Masa Depan Pendidikan. (Mardat)

NTTHits.com, Jakarta – Kabupaten Sikka mencatat prestasi strategis di tingkat nasional. Daerah ini resmi masuk dalam enam wilayah terpilih sebagai lokasi piloting program Penguatan Literasi dan Numerasi Nasional.


Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, menghadiri langsung pencanangan program tersebut di Jakarta, Rabu (8/4/2026), yang dibuka oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti.


Dalam kesempatan itu, Bupati Juventus sekaligus menepis isu yang menyebut dirinya meninggalkan tugas di daerah. Ia menegaskan kehadirannya justru untuk memperjuangkan kepentingan pendidikan masyarakat Sikka. “Bupati tidak kabur, Bupati tidak lari. Saya hadir dalam acara strategis ini demi masa depan pendidikan anak-anak Sikka,” tegasnya, Kamis (9/4/2026).

Baca Juga: Bulog Maumere Luncurkan Bantuan Pangan Februari–Maret 2026, Sasar Puluhan Ribu Warga Sikka


Program ini merupakan kolaborasi multipihak yang melibatkan pemerintah pusat bersama lembaga internasional seperti UNICEF, Tanoto Foundation, dan Gates Foundation.


Dari seluruh daerah di Indonesia, hanya enam yang dipilih sebagai lokasi percontohan, yakni Kabupaten Sikka, Kabupaten Tegal, Kota Medan, Kota Pematang Siantar, Kabupaten Batang Hari, dan Kabupaten Ende.


Bupati Juventus menyambut baik kepercayaan tersebut dan menyatakan kesiapan penuh Pemerintah Kabupaten Sikka dalam mendukung program tersebut. “Saya pikir kami sangat siap. Ini kebutuhan dasar bagi kami, karena angka literasi dan numerasi di Sikka masih rendah. Program ini akan membantu penguatan secara sistemik, mulai dari tenaga pendidik, sekolah, hingga siswa,” ungkapnya.


Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif sebagai kunci keberhasilan program, baik dari pemerintah, tenaga pendidik, maupun masyarakat. “Kita ingin ke depan ada peningkatan signifikan. Anak-anak dan guru harus semakin sadar pentingnya literasi dan numerasi,” ujarnya.

Baca Juga: Mahasiswa Turun ke Jalan, Soroti Setahun Kepemimpinan Bupati Sikka Sebut Infrastruktur Rusak hingga Janji Politik Dipertanyakan


Bupati Juventus juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program tersebut, terutama Kemendikdasmen dan lembaga-lembaga internasional yang ikut mendukung. “Terima kasih untuk Kemendikdasmen, Tanoto Foundation, Gates Foundation, dan UNICEF. Kami berharap Sikka sebagai pilot project bisa berjalan lancar dan sukses,” katanya.


Menurutnya, penguatan literasi dan numerasi merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting untuk meningkatkan daya saing generasi muda. “Dengan literasi dan numerasi yang kuat, anak-anak Sikka akan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” pungkasnya optimistis.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X