ekonomi

NTT Raih 3 Penghargaan Terbaik TP2DD

Rabu, 25 September 2024 | 11:41 WIB
NTT Raih 3 Penghargaan Terbaik Sebagai Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi

NTTHits.com, Jakarta - Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meraih 3 penghargaan terbaik sebagai Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) P2DD tahun 2024, dengan tema "Digitalisasi Transaksi Transaksi Pemda untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah".

3 penghargaan terbaik tersebut yaitu TP2DD Provinsi Terbaik 2024 diraih oleh Provinsi NTT, TP2DD Kota Terbaik 2024 diraih oleh Kota Kupang, dan TP2DD Kabupaten Terbaik 2024 diraih oleh Manggarai Barat.

Baca Juga: Diduga Calon Bupati Rote Ndao Tolak Walpri, Ariasandy; Silahkan Saja

"Percepatan digitalisasi menjadi kunci untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi serta dibutuhkan kerja bersama antar lembaga antara pusat dan daerah,"kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian RI sekaligus Ketua Satgas P2DD, Airlangga Hartarto, dalam rilis tertulis, Rabu, 25 September 2024.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTT, Agus Sistyo Widjajati, mengatakan, pencapaian meraih tiga perghargaan tersebut, menjadi bukti adanya sinergi dan kolaborasi yang saling mendukung antara Bank Indonesia dan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mengembangkan serta memperluas implementasi penyelesaian transaksi pemerintah daerah secara digital seperti menggunakan QRIS, sekaligus mendorong percepatan digitalisasi melalui peningkatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Baca Juga: Deklarasi Kampanye Damai Pilkada 2024, KPU Ajak Jadikan Pilkada TTU Aman dan Damai

"Ke depannya, BI NTT bersama dengan seluruh pemda dan stakeholders lainnya di NTT, akan terus senantiasa mendorong percepatan digitalisasi melalui peningkatan ETPD,"kata Agus.

Penggunaan QRIS di NTT secara data pada triwulan II 2024, Pendapatan Asli Daerah (PAD) seluruh pemda NTT tercatat mencapai Rp.1,26 triliun. Jumlah ini meningkat sebesar 4,72persen (yoy) dari sebesar Rp1,21triliun pada Triwulan II 2023.

Demikian pula pertumbuhan QRIS di NTT terus mengalami peningkatan yang eksponensial. Posisi pada Agustus 2024, dari sisi transaksi QRIS di Provinsi NTT tercatat mencapai 3,46 juta transaksi atau tumbuh hingga 1057persen (yoy) dibanding Agustus 2023 yang mencapai 298ribu transaksi. Dari sisi nominal tercatat mencapai Rp.442miliar atau tumbuh sebesar 854persen (yoy) dibanding Agustus 2023 yang mencapai Rp.46,46miliar.

Baca Juga: Christian Widodo - Serena Francis Dapat Nomor Urut 5, Sejalan Dengan Tos CSan dan Pancasila

Dari sisi merchant, sampai dengan bulan Agustus 2024, tercatat 246ribu merchant telah menerima pembayaran menggunakan QRIS atau tumbuh sebesar 9,74persen (ytd) dibanding Desember 2023 yang tercatat sebanyak 224ribu merchant. Secara pengguna, tercatat sebanyak 298ribu masyarakat NTT sudah bertransaksi menggunakan QRIS atau tumbuh sebesar 6,08persen (ytd) dibanding Desember 2023 yang tercatat sebanyak 281ribu pengguna.

Rakornas P2DD tahun 2024, juga diberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Provinsi, Kota dan Kabupaten serta BPD yang telah berkontribusi aktif dalam percepatan dan perluasan digitalisasi dalam penyelesaian transaksi pemerintah daerah melalui Program Championship 2024. (*)

 

Tags

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB