NTTHits.com, Kupang - Realisasi anggaran dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) belum optimal dengan rata-rata persentase berada di bawah 40 persen.
"Ini akan mempengaruhi kinerja Pj. Wali Kota,"kata Pj Sekda Kota Kupang, Ade Manafe dalam Rapat Evaluasi Realisasi Fisik Keuangan (RFK) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Selasa, 11 Juni 2024.
Seluruh Pimpinan Perangkat Daerah diminta memperhatikan hal ini secara serius dengan membuat jadwal program kegiatan, khusus perangkat daerah yang memiliki program kegiatan dengan sumber anggaran, diminta rutin membangun koordinasi secara berkala bersama kementerian terkait, agar tidak ada keterlambatan dalam proses pencairan anggaran, agar kinerja keuangan bisa mengalami peningkatan sesuai target capaian di bulan Juni yakni sebesar 50 persen.
“Realisasi fisik keuangan ini akan mempengaruhi kinerja Pj. Wali Kota karena salah satu aspek penilaian yang dinilai adalah RFK dan capaian PAD Kota Kupang”,tandas Ade.
Hingga bulan Mei 2024, realisasi anggaran dari seluruh OPD belum optimal dengan rata-rata persentase berada di bawah 40 persen sesuai dengan data rekapan realisasi seluruh perangkat daerah lingkup Kota Kupang yang dipaparkan oleh Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Kupang.