ekonomi

Gelar Buka Puasa Bersama Media, BI NTT Beberkan Program Utama Tanggap Inflasi

Selasa, 2 April 2024 | 21:00 WIB
BI NTT Gelar Buka Puasa Bersama Media di Kupang

NTTHits.com, Kupang - Kantor Perwakilan wilayah Bank Indonesia Nusa Tenggara Timur (KPwBI NTT) mengemukakan beberapa program sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga di NTT saat mengelar acara Ramadhan Berkah Bersama Insan Media BI (Rabbani) 2024.

"Ada beberapa hal yang kita lakukan untuk menjaga stabilitas harga yang ada di NTT,"kata  Deputi Direktur KPwBI NTT, Agus Sistyo Widjajati, Selasa, 2 April 2024.

Baca Juga: Pasar Murah, Pemda Belu dan Bulog Sediakan 200 ton Beras untuk Warga

Upaya konkrit pengendalian inflasi pangan, yakni, pelaksanaan Operasi Pasar Murah (OPM) khususnya di kabupaten/kota pengukuran Indek Harga Konsumen (IHK) yakni Kota Kupang, Maumere, Waingapu, TTS dan Ngada 

Sidak Pasar dan distributor bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), penguatan Kerjasama Antar Daerah (KAD) dalam rngka pemenuhan komoditas antar daerah. Gerakan menanam, penanaman komoditas penyumbang inflasi khususnya pada kelompok hortikultura.

Baca Juga: BI NTT Inisiasi Kompetisi Teknologi, Inovasi dan Rencana Bisnis Bagi Kalangan Mahasiswa dan Masyarakat Umum

Merealisasi dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam rangka pengendalian pangan, penggunaan dana BTT dalam operasionalisasi Perumda Pasar sebagai penyeimbang harga, serta dukungan transportasi dari APBD.

"Kita juga mendorong untuk merealisasi dana BTT dan akan melakukan support terhadap dukungan transportasi berupa subsidi ongkos angkut,"tambah Agus.

Baca Juga: Satgas Pangan Polres Belu Pantau Stok-Harga Beras Jelang Idul Fitri 2024

Selain itu, adapula penguatan program dengan 4K yakni Keterjangakuan harga,Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi dan Komunikasi efektif yang muaranya memberi dampak inflasi tahunan yang berada pada rentang target inflasi nasional 2,5+1persen.

Inflasi tahunan kelompok Volatile Foods atau inflasi yang dipengaruhi oleh kelompok bahan makanan yang berada di bawah 5persen, ketersediaan pasokan yang aman sepanjang tahun, khususnya di periode Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) serta peningkatan kesejahteraan dan daya beli masyarakat. (*)

Tags

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB