KADIN NTT Award 2024, Bentuk Apresiasi dan Penghargaan Bagi 60 Sosok Pembangunan Ekonomi

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Rabu, 22 Mei 2024 | 08:28 WIB
Ketua Kadin NTT , Bobby Lianto dan salah satu penerima Award di Malam Anugrah Kadin Award 2024
Ketua Kadin NTT , Bobby Lianto dan salah satu penerima Award di Malam Anugrah Kadin Award 2024

NTTHits.com, Kupang - Sebanyak 60 jenis pelaku usaha menerima penghargaan dan apresiasi Kadin NTT Award 2024 sebagai bentuk kontribusi dan berjasa membangun ekonomi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kadin NTT Awards 2024 ini merupakan kali kedua yang kami gelar, sebelumnya dilakukan pada tahun 2018, dan sebanyak lebih dari 60-an orang yang menerima penghargaan ini," kata Ketua Umum Kadin NTT, Bobby Lianto dimalam Anugrah Kadin Award 2024, Selasa, 21 Mei 2024.

Baca Juga: RUPS Tahunan Indosat, Kinerja Solid dan Unggul di Tahun 2023 Siap Perkuat Transformasi Menuju AI Native TechCo

Sebelum dilakukan penyerahan penghargaan Kadin NTT Award 2024 tersebut, Kadin NTT menyelenggarakan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimprov) KADIN NTT yang mengusung tema “Kebangkitan Ekonomi NTT melalui Peningkatan Investasi dan Hilirisasi Komoditi”.

"Melalui acara ini kita memberikan semangat, motivasi, apresiasi dan penghargaan kepada bapak ibu sekalian yang telah berjasa membangun ekonomi NTT," tambah Bobby.

Sementara itu, Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia GL Kalake melalui Dinas Koperasi dan UMKM NTT, Adi Mandala mengatakan, pertumbuhan ekonomi di NTT di bawah 5 persen, yang mana, angka tersebut menjadi tantangan-tantangan nyata bagi NTT.

Baca Juga: Polisi Layangkan Panggilan Bagi Kepala Sekolah SDN Buta, DSB Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Guru, EL

Dengan demikian, kata dia, melalui momentum acara Kadin NTT Awards 2324 tersebut, Kadin diharapkan dapat mendukung pelaku UMKM agar lebih berkembang dan maju.

"Perhatian KADIN adalah penguatan usaha lokal, khususnya sektor UMKM. Sektor ini wajib kita perkuat bersama, sebab peran UMKM sangat besar untuk pertumbuhan perekonomian di daerah," ujarnya.

Dia menyebut, khusus di Kota Kupang terdapat sebanyak 8.000 lebih pelaku UMKM dan  semuanya 70 persen  diantaranya adalah kewiraushaan pemula.

"Tidak sampai 90 persen UMKM ini masuk UMKM mandiri, tidak sampai 10 persen juga level naik kelas. Ini potensi riil yang ada," kata Mandala.

Dia berharap, Kadin NTT tidak hanya ada di level atas tetapi juga bersinergi untuk membantu di level bawah.

Baca Juga: Erupsi Gunungapi Ibu di Halmahera Barat, BNPB Kirim 16 Ton Bantuan Logistik

"Ada beberapa problem UMKM kita yaitu soal perorangan, permasalahan produk, keterbatasan peralatan dan produksi dan relationship dengan pengusaha besar dan kecil. Inilah saatnya membangun sinergi dan kolaborasi membangun sekuat-kuatnya agar bisa ditangami bersama," tutup Mandala. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB
X